Header Ads

Usia Muda Bukan Halangan Untuk Berprestasi


Don’t let anyone look down on you because you are young, but set an example for the believers in speech, in conduct, in love, in faith and in purity”. Jangan seorangpun menganggap engkau rendah karena engkau muda, Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu, dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam kesucianmu. (1 Timothy 4:12-13)

 


Usia muda bukanlah halangan baginya untuk berkompetisi dan berprestasi, demikianlah Fani seorang Gadis manis yang merupakan salah satu peserta kursus bahasa Inggris termuda di kelasnya yang bersaing dengan para senior yang jauh lebih tua dan berasal dari tingkat SMA/SMK dan bahkan Mahasiswa yang sudah hampir satu tahun belajar bahasa Inggris di Gheesuke English Academy (GEA).



Namanya adalah Stevanis Save Zalukhu, Biasa dipanggil Fani atau “Ester” di sekolahnya yang akan merayakan ulang tahunnya yang ke-14 pada tahun ini - tepatnya lahir pada tanggal 11 September 1999, hanya dua tahun berselang sebelum penyerangan yang fenomenal di gedung WTC New York city, Amerika. Fani merupakan siswi SMP kelas 2 (dua) yang saat ini sedang mengenyam pendidikan di SMP Swasta Bunga Mawar Gunungsitoli. Fani yang sudah mengikuti kursus bahasa Inggris sejak bulan Mei 2012 memiliki prestasi yang luar biasa dalam pelajaran bahasa Inggris baik selama mengikuti kursus di GEA maupun di sekolah. Nilai bahasa Inggris di sekolahnya tidak pernah berada di bawah 85 dan beberapa kali meraih juara kelas. Bahkan yang paling mencengangkan adalah ketika ujian placement test yang diadakan oleh GEA pada tanggal 27 April 2012, Fani berhasil berada di posisi kedua perolehan nilai tertinggi dengan nilai 90,5 mengalahkan peserta yang sebagian besar dari tingkat SMA/SMK dan mahasiswa, serta mendapatkan peringkat pertama kelulusan dengan nilai 86,2 pada ujian kenaikan tingkat Elementary yang dilaksanakan pada tanggal 24 Oktober 2012 yang lalu. 



Fani (baju putih) sedang belajar bahasa Inggris di GEA

Gheesuke English Academy (GEA) yang didirikan oleh Yafaowoloo Gea, SS, merupakan sebuah kursus bahasa Inggris yang terletak di Jl. Pendidikan No. 19A Simpang Sisobahili Kelurahan Ilir Gunungsitoli. Di kursus bahasa Inggris inilah Fani belajar dan mengasah kemampuan bahasa Inggrisnya dan saat ini belajar di tingkat Intermediate sekalipun masih berstatus pelajar tingkat SMP. Fani senang belajar bahasa Inggris di GEA karena menurutnya metode belajarnya sangat menyenangkan dan seru sehingga memudahkan setiap siswanya memahami pelajaran yang disampaikan oleh para tutornya.


Rajin belajar dan sering berlatih merupakan kunci sukses Fani dalam belajar bahasa Inggris. Dilahirkan dari sebuah desa yang jauh dari Kota Gunungsitoli di Desa Ombolata dan dibesarkan di Desa Hiligawoni Kecamatan Alasa dengan kesulitan informasi dan akses transportasi tidak menyurutkan semangat Fani untuk melanjutkan sekolah. Fani, anak ke-3 dari 5 orang bersaudara merupakan putri dari bapak Ferieli Zalukhu bercita-cita menjadi dokter sekaligus sebagai penyanyi bila sudah besar nanti. Fani bersama ke-3 saudaranya (Fuji, Nitra dan Alvonsus) sudah diarahkan untuk belajar bahasa Inggris sejak dini di Gheesuke English Academy (GEA) oleh orangtua mereka. Dengan harapan kiranya anak-anaknya dapat sukses dan mampu mengikuti perkembangan teknologi dan komunikasi yang dinamis sesuai pekembangan zaman, sehingga mereka tidak ketinggalan zaman seperti kami, - demikian disampaikan oleh sang ayah yang juga merupakan anggota DPRD Nias Utara ini.



Saat ini Fani juga sedang bersaing dengan anak-anak tingkat SMA dan Mahasiswa dalam lomba Essay & Pidato yang diselenggarakan oleh Gheesuke English Academy (GEA) dalam rangka menyambut ulangtahun pertama kursus bahasa Inggris GEA. Essya karya Fani dapat dibaca di SINI.




Memiliki Bakat dan Hobby Bernyanyi

Prestasi Fani di bidang non-akademik tidaklah kalah hebatnya dari prestasi akademiknya, terbukti dengan keberhasilannya meraih juara 4 pada Lomba Vokal Solo Tingkat SMP se kota Gunungsitoli yang diadakan oleh Perguruan Swasta Pembda Nias pada tahun 2012. Pada lomba tersebut Fani membawakan lagu “Matahariku” milik Agnes Monica dengan alunan merdu yang merupakan bintang idolanya selain Super Junior, sebuah boyband terkenal dari Korea Selatan. Fani yang memiliki hobby bernyanyi ini mewarisi bakat seni suara dari keluarga yang merupakan salah satu musisi dan penyanyi bersuara merdu dari Pulau Nias yakni Daniel Folala Zalukhu yang terkenal dengan lagunya Tenga Fabalosa, Tabaseö Ginötö, dan Halö Alio Mofanö.


Stevanis Save Zalukhu hanyalah salah satu dari putra-putri Nias yang memiliki bakat dan prestasi yang terpendam dan sebenarnya masih banyak dari mereka memiliki potensi dan kemampuan yang luar biasa yang tidak kalah hebatnya bahkan melebihi putra-putri dari daerah lain, namun sering karena minimnya fasilitas serta kendala ketiadaan biaya yang menghambat mereka untuk melanjutkan studinya akhirnya mengubur segala impian yang mereka miliki. Kiranya putra-putri Nias dapat bangkit dan berjuang untuk menggapai mimpinya sehingga dapat menjadi generasi pembangun pulau Nias ke depannya.

No comments

A good reader always leave comments

Powered by Blogger.